Menulis Kreatif Itu Gimana, Sih?


Saya tau ini bakalan nggak nyambung, tapi ya dilanjut aja, udah nulis segini banyak.

Menulis bagi saya sudah kayak makanan. Tetep harus ada, meskipun nggak tiga kali sehari. Kegiatan menulis, baik dengan tangan maupun keypad/keyboard kayaknya sudah jadi kebiasaan. Mulai dari menulis status, ngeblog, ngetik chat, sampe menulis beneran di buku harian. Hal-hal kayak gitu sering banget saya lakukan, karena memang saya hobinya ngetik-ngetik atau nulis-nulis apapun yang saya suka.

Sebuah Romantisme yang Berbeda


"Aku harus pulang, mamaku ulang tahun." Salah seorang teman yang aku ingat buru-buru membeli tiket kereta demi bisa hadir di hari ulang tahun ibunya. Sungguh romantis.

Sebuah Nostalgia dan Dua Anak Kecil di Dalam Kereta

Sumber gambar: Pixabay. (dengan editan oleh saya)
Aku terduduk di kursiku, gerbong 3 nomor 17B. Terbiasa pergi sendiri membuatku seringkali merenungi banyak hal, termasuk hari ini. Ini perjalanan pertamaku ke Semarang. Berbekal undangan dan tawaran seorang teman untuk menginap di rumahnya, aku berangkat. Tidak ada dalam bayanganku soal hal-hal buruk yang akan terjadi. Aku selalu optimis, atau terlalu optimis lebih tepatnya. Karena aku yakin, lebih banyak orang baik dibandingkan orang jahat. Semoga saja itu benar.

Tren Menulis di Situs Agregator Berita



Tik tok...
Tik tok...
Tik tok...

Deadline hari ini dan saya masih bingung menulis apa. Sejak hari pertama tema dilempar pada peserta, saya sama sekali nggak paham soal temanya. Padahal sudah dikasih konten rujukan untuk menarik ingatan dan ide-ide, tapi nyatanya pengetahuan saya tetap kosong soal tema yang satu ini. Agregator berita? Hm, saya baru dengar istilah itu. Mengunduh aplikasi agregator berita pun saya malas. Apalah saya mah, apa-apa malas, yang nggak malas cuma ketemu kamu.