Tuesday, February 24, 2015

How To Be A Simple Traveller

Dear, readers.

Kali ini saya mau berbagi cerita tentang sebuah perjalanan. Tahun 2015 ini saya punya sebuah rencana yang agaknya keluar dari zona nyaman saya, solo travelling. Berbekal niat serta keinginan yang menggebu untuk bisa "jalan sendiri" ke suatu tempat menjadi pondasi untuk saya mewujudkan keinginan itu.

Menjadi traveller tentu bukan perkara mudah. Banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum memulai perjalanan. Di sini saya mau menguraikan beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum perjalanan.

1. Perhatikan Jadwal Kegiatan Rutin
Sebagai mahasiswa, tentunya saya tidak bisa seenaknya pergi travelling tanpa memperhatikan jadwal kuliah. Maka dari jauh-jauh hari saya sudah menandai tanggal-tanggal yang sekiranya bisa saya gunakan sebagai jatah berlibur saya. Weekend juga bisa, tetapi hanya untuk lokasi yang dekat.

2. Booking Tiket
Setelah tahu kapan waktu berlibur, silakan bergerilya mencari tiket. Beruntung jika di waktu tersebut kita bisa menemukan tiket promo. Tapi jika tidak, silakan booking tiket seadanya. Hehehe.

3. Perhatikan Rute Tempat Tujuan
Sebagai orang awam yang belum pernah mengunjungi suatu tempat, biasanya kita akan kebingungan untuk menuju lokasi yang diinginkan. Bertanya memang baik, tapi ada baiknya pula kita sudah mencari tahu rute ke tempat tujuan sebelum pergi. Hal ini perlu karena agar kita punya pedoman, atau minimal tidak dibohongi ketika bertanya pada orang yang salah.

4. Perlengkapan Pribadi
Saat melakukan perjalanan tentu kita tidak akan pergi dengan tangan kosong. Bukan harus membawa buah tangan, namun perlengkapan seperti pakaian ganti itu sangat diperlukan. Selain itu, barang-barang penunjang seperti kamera, charger, alat mandi, pun dibutuhkan apabila kita melakukan perjalanan dengan menginap.

5. Mencari Penginapan
Mengunjungi suatu tempat yang mengharuskan kita menginap tentu kita harus memesan penginapan sebagai tempat beristirahat. Namun, untuk mengurangi biaya ada baiknya kita menginap di rumah teman yang ada di kota itu atau bisa mencoba homestay di rumah penduduk. Ini bisa menekan biaya, karena biasanya makan pun dikasih. Hehehe.

6. Manajemen Biaya
Melakukan perjalanan tentu memerlukan biaya. Dari segi biaya inilah orang-orang biasanya mengurungkan niatnya untuk travelling. Padahal jika kita mampu menekan biaya seminim mungkin, kita tidak perlu takut untuk travelling. So, rincikan biaya travellingmu seminim mungkin dan imbangi dengan menabung.

7. Manajemen Waktu
Dari semua hal tersebut, tentu yang paling penting adalah soal manajemen waktu. Memang sih, karena kita pergi sendiri, otomatis segala kegiatan saat perjalanan bisa dilakukan sesuka hati, namun tetap harus punya rincian waktu agar kita tetap bisa mengeksplor beberapa tempat wisata. Manajemen waktu inilah yang akan membantu kita datang ke suatu tempat tepat waktu. Misalnya, dalam satu hari kita ingin mengunjungi tiga tempat wisata. Di salah satu tempat wisata akan ada pertunjukkan yang jamnya ditentukan. Apabila manajemen waktu kita baik, maka kia akan bisa menonton pertunjukkan secara tepat waktu. Tanpa harus terburu-buru.

Untuk bisa mengetahui waktu tentu kita memerlukan alat penunjuk waktu seperti jam tangan ataupun ponsel. Namun, ponsel dinilai kurang efektif karena sewaktu-waktu baterainya bisa habis, terlebih apabila kita tidak berada di tempat yang ada listriknya. Jam tangan menjadi satu-satunya penunjuk waktu untuk kita. Nah, saya melihat koleksi jam tangan Bonia di Zalora. Cocok untuk yang mau travelling namun tetap dengan bergaya eksklusif dan modern.

Sekian beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk melakukan perjalanan. Semoga perjalanan Anda menyenangkan. Happy tracelling! 

2 comments:

  1. Wah, aku malah belum berani untuk solo traveling. Thanks infonya ya.

    ReplyDelete
  2. Wah, aku malah belum berani untuk solo traveling. Thanks infonya ya.

    ReplyDelete