Saturday, May 17, 2014

Jarak

Saat satu demi satu langkah menjejak
Seperti ribuan rindu yang menggumpal kemudian beku
Titik-titik jenuh berkoloni
Isyarat hati sudah berdiri di titik muak


Ada sekat yang jelas
Mengurung rindu-rindu yang berontak
Sendu yang berujung pilu
Mengemis pada sinar bulan purnama

Di malam berselimut dingin
Gelas-gelas harapan terisi penuh hingga tumpah

Raga tak pernah menyusur
Kata; rangkaian aksara penghubung rindu maupun sendu
Dalam kegundahan jarak yang meracau di mimpi kita
Bingung: berlanjut atau usai.

Purwokerto, 16 Mei 2014. 22:57.

No comments:

Post a Comment