Antara Zodiak dan Kepribadian Seseorang

August 14, 2020


Kebanyakan waktu selama pandemi seringkali membuat saya membaca banyak hal, mulai dari yang penting, penting banget, sampai tidak penting sama sekali. Membaca fun fact atau fakta-fakta unik mengenai hal remeh temeh bisa jadi sebuah hiburan tersendiri mengingat banyak waktu yang bisa dihabiskan selama berada di rumah. Ya, kalau lagi nggak ingat banyak kerjaan sih enaknya mantengin akun-akun yang bahas zodiak aja.

“Kamu lahir tanggal berapa?”
“12 nih.”
“Ih, kok sama.”
“Emang kamu bulan apa?”
“Januari. Kan saya Capricorn.”
“Capricorn sama Aries cocok nggak?”

Percakapan di atas adalah pembuka bagaimana seseorang seringkali mengaitkan kepribadiannya dengan zodiak yang dimiliki. Seperti halnya Aries yang diibaratkan sebagai bayi dalam zodiak, sedangkan Capricorn layaknya ayah dari semua zodiak, Aries dan Capricorn dikatakan bisa bersinergi satu sama lain dan tidak ada yang bisa mengalahkan, tetapi jika berkonflik maka akan hancur selamanya. Saya sendiri tidak begitu percaya, meski beberapa kali menemukan hal yang “saya banget” dalam pendeskripsian sebuah zodiak.

Rasanya lucu mengingat betapa percakapan itu menjadi titik awal saya dan seseorang di masa lalu mengaitkan segala bentuk sifat dengan zodiak masing-masing. Kadang saya berpikir apakah zodiak yang membentuk diri kita atau malah kita yang membentuk diri kita sesuai dengan zodiak?

Orang-orang kini membaca zodiak seperti makanan sehari-hari, begitupun dengan saya yang juga kadang menyetujui apa yang zodiak katakan, namun beberapa kali zodiak menjadi tidak akurat karena terlalu umum untuk menggambarkan kondisi kepribadian seseorang. Tetapi kalau dibaca untuk hiburan ya sah-sah saja sih. Hehe. 

Well, kepribadian yang digambarkan oleh zodiak tadi sudah pasti tidak valid karena seseorang selalu punya kepribadian kompleks yang menggambarkan dirinya masing-masing. Saya ingat, ketika akan melamar pekerjaan, saya diharuskan mengecek kepribadian saya di sebuah laman website. Ada 16 kepribadian yang dianggap bisa menggambarkan kepribadian seseorang. Setelah mengisi berbagai pertanyaan—yang isinya sangat umum—saya mendapat kepribadian Advokat atau INFJ-T (Introvert-iNtuition-Feeling-Judging Thinker).

Tes kepribadian semacam itu saya ketahui belakangan menggunakan metode MBTI. Setelah membaca artikel di Halodoc, ternyata ada beberapa tipe tes kepribadian yang biasa digunakan untuk berbagai kebutuhan. Misalnya ketika kita akan melamar pekerjaan atau waktu di sekolah dulu. Saya sendiri pernah beberapa kali melakukan tes kepribadian dan merasa sangat senang membaca hasilnya. Yang paling saya ingat ketika melakukan tes semasa SMA. Hasilnya saya bisa masuk ke jurusan IPA maupun IPS dengan dominasi kecerdasan bahasa atau linguistik.

Well, meski sekarang banyak banget jenis tes kepribadian, yang paling mengenal kepribadian kita ya kita sendiri. Namun, nggak ada salahnya juga kalau kita mencoba untuk konsultasi ke psikolog kalau merasa butuh bantuan ahli professional. Buat janji sama psikolog pun sekarang mudah banget. Bisa langsung lewat aplikasi Halodoc dan ketemu sama psikolognya langsung.

Tes kepribadian yang sering beredar di internet, termasuk mengenai zodiak, memang belum tentu bisa dipastikan keakuratannya. Jika ingin tes yang benar-benar akurat, kita bisa langsung mendatangi pihak terkait yang biasa menangani tes-tes kepribadian. Jangan asal percaya, karena melihat kepribadian seseorang melalui tes tentu ada ilmunya sendiri.

Jadi, mempercayai zodiak atau tidak sih kembali ke individunya. Saya sendiri masih tetap senang membaca zodiak, tetapi bukan berarti dipercayai bahwa saya memang seperti apa yang zodiak gambarkan. Gitu, teman-teman. Hehehe.

You Might Also Like

2 comments

  1. Saya suka dengan argumen "Kadang saya berpikir apakah zodiak yang membentuk diri kita atau malah kita yang membentuk diri kita sesuai dengan zodiak?"

    Kadang-kadang, saya merasa juga begitu. Meski saya cukul jarang membaca zodiak, saya mengikuti beberapa kali ramalan zodiak yang secara tidak langsung saya temukan di explore IG. Pas bahas keuangan, saya nyeletuk,"iya juga yah".

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah saya suka mikir kayak gitu kak, karena nggak jarang kita suka nyama2in diri dengan karakter dalam zodiak haha.

      Haha kalo bahas keuangan suka akurat ya?

      Delete