Usir Mata Kering dengan Insto Dry Eyes

July 27, 2019


Tahun 2006 adalah tahun pertama saya punya komputer sendiri di rumah. Alasan Bapak membelikan saya komputer, tidak lain tidak bukan, adalah untuk mengenalkan saya pada teknologi lebih cepat dari anak-anak lain.

Untuk ukuran anak kecil seperti saya, komputer yang Bapak belikan sudah termasuk mewah. Beliau beli satu set dengan meja sekaligus printernya. Padahal tugas sekolah anak SD tidak pernah menggunakan kertas cetak. Pasti selalu ditulis tangan.

Saya lupa apakah saya pernah merengek minta dibelikan komputer atau tidak. Namun, sejak kelas 5 SD saya dan teman-teman pernah beberapa kali mampir di warnet (warung internet) yang tak jauh dari sekolah hanya untuk bermain games. 

Gamesnya pun bisa terbilang cupu. Kami, anak-anak perempuan, tidak bisa dan mungkin tidak suka bermain game petualangan seperti yang dimainkan anak laki-laki. Sampai suatu hari saya ingat sekali pernah mencoba situs chatting MiRC di warnet.

"Ini caranya gini, kamu tinggal masukin username, terus cari temen chatting." Salah satu siswi SMA mengajari saya yang kebingungan bagaimana cara situs chatting bekerja. Mungkin waktu itu lagi jamannya kenalan dengan orang via situs chatting dan ngobrol-ngobrol asik.

Karena tak kunjung menemukan obrolan yang pas dengan orang di situs chatting, saya memutuskan untuk mematikan komputer saja dan membayar dua ribu lima ratus rupiah. Teman-teman saya yang lain masih asik dengan situs chatting, yang satunya malah membuka situs primbon yang terkenal dengan situs seram. Saya nggak suka lihatnya.

Setelah sering menghabiskan uang di warnet, walau biasanya kami patungan: satu komputer untuk berempat, akhirnya salah satu teman geng saya punya komputer di rumah. Sejak saat itu mulailah kami bermain di rumah teman saya setiap pulang sekolah.

Ada satu lagu yang saya ingat sekali sampai sekarang; Tokyo Drift. Memorable sekali lagu itu ternyata.

Pada umumnya layar komputer selalu menghasilkan sinar radiasi yang tidak baik bagi kesehatan mata. Apalagi mata anak-anak seperti kami yang masih SD. Ibu saya pernah bilang untuk tidak terlalu lama main di depan layar komputer. Saya biasanya cuma nyengir.

Kembali ke cerita awal, saat komputer sudah tiba di rumah. Bisa dipastikan kerjaan saya setiap harinya, baik pulang sekolah maupun saat libur, hanyalah main games di komputer. Karena memang cuma itu yang saya mengerti. Mengoperasikan Microsoft Office baru bisa saat memasuki SMP.

Dalam sehari saya bisa berada di depan layar komputer hampir 5 sampai 6 jam perhari. Sebuah kegiatan yang amat sangat tidak baik untuk kesehatan mata. Ternyata melihat laya komputer lama-lama memang bikin mata lelah.

Beranjak dewasa kini semua hal saya pindahkan pada ponsel dan laptop. Sama saja sebenarnya, jika ada pekerjaan saya harus tetap berada di depan laptop berjam-jam. Kalau tidak ada, saya biasanya menonton film dengan durasi yang cukup lama. Dan bisa dipastikan pula kalau selama saya tidak tidur, maka mata saya akan terjaga dengan melihat layar ponsel atau televisi dan sesekali membaca buku.

Sampai suatu hari ketika sedang membaca buku, saya merasakan ada yang aneh dengan mata saya. Rasanya pegal, perih, dan sepet. Membaca pun jadi tertunda karena pandangan saya mulai kabur. Padahal saya sudah memakai kacamata. Ini aneh sekali. Biasanya tidak pernah seperti ini.


Kemudian saya menyuruh adik saya untuk mencari tau penyebab yang saya alami. Karena saya takut terjadi apa-apa pada mata saya yang sudah pernah masuk ruang operasi ini.

"Itu mah cuma gejala mata kering doang," kata adik saya menjelaskan.

"Ah, masa? Terus apalagi gitu?"

"Nih, katanya kalo lu mengalami tiga hal ini: mata sepet, mata perih, dan mata pegal, lu bisa coba pake Insto Dry Eyes."

"Terus bening lagi mata gue? Gak kering lagi?"

"Iya, sini gue beliin dah."

"Nah, gitu dong."

Memilih obat tetes mata emang gampang-gampang susah. Dari kecil sampai sekarang, saya memang sudah pernah pakai Insto kalau ada kendala sama mata. Pas tahu gejala mata kering yang saya alami, saya langsung keinget produk masa kecil saya. Cuma kali ini kemasannya udah lebih baru dan ada khusus untuk mata kering, yaitu Insto Dry Eyes.

Yha, kalau nggak pake obat tetes mata nanti pandangan mata saya tetep nggak karuan gara-gara mata kering. Nggak bisa lagi lihat foto gebetan yang super manis di media sosial. Hehehehe.

You Might Also Like

4 comments

  1. ini untuk lomba? kalau iya good luck, untuk lomba ini rada banyak varian postingan 😂😂😂😂😂

    ReplyDelete
  2. Ini postingan keseian yang aku baca tentang INsto
    Semoga menang yaaaaa :)

    ReplyDelete