[Book Review] Parak: Nona Teh dan Tuan Kopi by Crowdstroia

February 02, 2019



Judul: Parak: Nona Teh dan Tuan Kopi | Pengarang: Crowdstroia | Penerbit: Kata Depan | Tahun Terbit: Maret 2017 | Tebal Buku: 352 hlm. | ISBN: 978-602-647-529-9


BLURB

Dalam secangkir teh, adakalanya kalian menemukan rasa manis jika meminumnya dengan gula. Pahit, mungkin saja. Sering kali, yang tercecap adalah sepat semata. Namun, kalian tak pernah tahu, apa yang tersimpan diam-diam dalam secangkir teh yang tertuang.

Begitu pula si Nona Teh, seorang perempuan lajang dengan karier cemerlang. Pada usia tiga puluh tiga, dia pikir hidupnya berjalan baik-baik saja. Hingga suatu saat, dia bertemu seorang lelaki pembawa sekeping masa lalunya yang belum pernah dia tahu.

Dalam secangkir kopi, ada rasa pahit yang pekat jika kalian menyesapnya tanpa gula. Namun, dengan caranya sendiri, secangkir kopi menyemangati, membuat kita seketika terjaga. Kalian mungkin tak pernah tahu apa yang kalian dapat saat secangkir kopi mulai tercurah. 

Kalian bisa menyebutnya si Tuan Kopi, seorang laki-laki mapan yang belum menikah. Bukanlah komitmen yang dia takutkan, melainkan sekotak masa lalu hitam yang mencakar benak tiap dia terbangun dari mimpi buruk. Hingga kejadian demi kejadian mempertemukannya dengan perempuan pembawa kebetulan. Namun, apa benar kebetulan beruntun saja sudah cukup untuk meyakini sesuatu?

Percayakah kalian pada kebetulan? Percayakah kalian tentang kepak kupu-kupu di benua lain yang menjadi penyebab badai di benua sebelahnya? 

Selamat membaca, semoga ada kebetulan-kebetulan yang bisa kalian percaya.
---


Jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap buku ini karena judul dan desain sampulnya yang menarik. Nona Teh dan Tuan Kopi; membuat imajinasi berlari pada sebuah pertemuan dengan dua minuman yang berbeda. Sampulnya yang bergambar daun teh dan biji kopi yang membentuk simbol yin dan yang itu bagi saya sebuah gambar yang filosofis.

Prolognya bagi saya terlihat agak membingungkan. Memakai sudut pandang orang pertama yang menceritakan orang lain. Narasi di bagian prolog bagi saya seperti tidak mendeskripsikan apa-apa. Yang ada saya malah kebingungan, "Ini sebenernya si aku ini siapa? Terus nyeritain siapa?" Ya, sepanjang prolog saya merasakan itu.

Memasuki bab 1, cerita dimulai dengan sudut pandang orang ketiga. Varsha, sebagai tokoh utama yang akan kita kenal sebagai Nona Teh, adalah seorang perempuan 30tahun. Tirik berat plot ceritanya adalah tentang Varsha yang juga belum menikah, tapi punya karir yang oke.

Bisa dipastikan, novel ini punya cerita yang cukup lumayan. Sudut pandang dari Varsha juga membuka pikiran, bahwa perempuan yang sudah kepala 3 dan belum menikah bukan berarti dia nggak mau. Bukan juga karena dia nggak mencari, tapi memang karena belum ketemu yang cocok. Satu lagi alasan yang membuat Varsha belum menikah adalah karena trauma.

Well, meski demikian jodoh adalah misteri Tuhan, bisa bertemu dimana saja, lewat barang apa saja, bahkan momen apa saja. Hal inilah yang ditampilkan dalam novel ini melalui sebuah gambar kecil di meja kafe.

Uniknya, mereka bertemu dengan cara yang suprisingly banget. Dari sebuah tradisi kafe yang mengharusnya pengunjungnya menuliskan pesan yang nantinya akan diberikan ke pelanggan selanjutnya yang menempati meja pelanggan sebelumnya. Varsha mendapatkan sebuah pesan gambar dari seorang lelaki berinisial R.

R alias Regen inilah yang akan kita kenal sebagai Tuan Kopi. Seorang lelaki usia 30an yang menjadi bos di kantor baru Varsha. Ketertarikan Regen pada Varsha sungguh terlihat jelas. Nun, ada hal-hal mengganjal yang belum terpecahkan. Misteri masih panjang dan mereka belum melanjutkan hubungan romansa mereka, sebab...

Epilognya menampilkan satu petunjuk dari banyak petunjuk yang ada di buku selanjutnya. Salah satu kunci dari masa lalu Regen. Sial, bikin penasaran aja.

Hm, novel ini sebenarnya menarik, tapi ada banyak tokoh yang kadang bikin saya bingung dan lupa "Ini tadi siapanya Varsha ya?" karena Crowdstroia memilih untuk menyebutkan namanya alih-alih menyebut sebutannya seperti mama Varsha atau ayah Varsha. Jadi, ada banyak nama tokoh bertebaran.

Baru saya tahu kalau Crowdstroia ini merupakan penulis wattpad, sehingga buku jni pun memiliki gaya penulisan wattpad yang banyak tokoh dan beberapa ending bab yang menggantung. Masih banyak beberapa typo dan kalimat yang kurang bisa saya mengerti, tapi overall semuanya pke sih. Karena saya sudah jatuh hati sama sampulnya yang catchy.

RATE: 3/5
Kasih bintang 3 karena suka sama epilognya yang bikin penasaran.

You Might Also Like

0 comments