Tuesday, February 9, 2016

My Bestfriend: Eka Nurwati

Hello, everyone. Let's say "Happy Birthday" to my best friend, Eka Nurwati.


Untukmu yang sedang mencoba meraih mimpi.

Gaes, kalau bicara soal sahabat, tentu saja aku punya sahabat. Akan kuperkenalkan kepada perempuan satu ini yang selalu punya energi positif untuk hidupnya dan sekitarnya. She's Eka Nurwati. Seorang guru SD yang juga masih mengemban ilmu di jenjang strata 1 dan punya sebuah taman baca. Hebat bukan?


Pertemuanku dengannya berawal saat kelas 1 SMP. Di mana aku mengikuti kegiatan ekstrakurikuler PMR dan Eka ini salah satu calon anggota yang sama denganku. Tetapi ia punya keinginan lebih dan semangat yang menggebu-gebu. Dia berhasil bertahan sampai dilantik menjadi anggota, sedangkan aku memilih mundur saja. Hahaha.

Pertemanan itu mulai terjalin ketika kami sama-sama ada di kelas 8. Kami sempat bertukar cerita dan makan bareng ke kantin. Ah, yang namanya makan bareng ke kantin itu jauh kayak sekarang kuliah. Namanya juga jajanan anak-anak. Hahaha.



Kelas 3 SMP baru lah kami duduk sebangku. Iya, sebangku, soalnya bangkunya kan bangku panjang yang harus diduduki berdua. Hahaha. Nah kejadian macam-macam pun dimulai. Dari masalah pembullyan, beranteman sama anak sekelas, dan proses pendewasaan diri dengan bersabar dan tabah menghadapi cobaan. Miris banget kayaknya, tapi kita pantang menyerah.

Satu hal yang aku ingat dari Eka, "Biarin orang mau bilang apa, yang penting kita buktiin pake prestasi." And that's why we got the best score in exam.

Masa putih abu-abu juga masih dilewati bersama nih, gaes. Eka sudah tahu banyak siapa yang aku suka sejak SMP, lalu SMA. Akupun sama. Ada satu hal lagi yang membuatku nyaman berteman dengan Eka, dia selalu menularkan energi positifnya kepadaku. Ah, aku memang kebanyakan energi negatif kali ya. Suatu hari, aku ingin keluar dari suatu organisasi. Dan seperti biasa, aku tidak mampu mengutarakan apa mauku. Disitulah Eka bilang kalau aku harus mengatakan alasanku. Sulit sekali rasanya.

Memasuki kelas 11, ada kejadian yang kuanggap kayak sinetron banget. Di suatu siang yang panas, aku sedang berada di kelas, tiba-tiba si Eka ini dateng kekelasku dan ngobrollah kita soal apapun. Hahaha. Terus dia tiba-tiba bilang, "We, Eka mau kamu jadi sahabat Eka." Dia ngasih gelang. Hahaha. Antara terharu dan pengen ngakak sebenernya, tapi sumpah it's memorable banget. Bahwa seaungguhnya persahabatan bisa terjalin kapanpun dan dimanapun dan oleh siapapun.

Masih aja foto yang ini. Belum sempet foto bareng yang terbaru.

Hingga hari ini, persahabatan itu masih berjalan. Meskipun aku pernah menyakitinya dengan bersaing secara (agak) tidak sehat saat mengikuti sebuah lomba. Ah, rasanya aku jahat sekali. Maaf yaaa.

Untuk Eka yang saat ini berusia 21 tahun, semoga selalu sukses dan bahagia. Jangan ada lagi dateng-dateng ke rumah gue terus cerita sampe nangis Bombay. Semoga Raman Baca Mahabatullah bisa terkenal sampe seantero dunia. Semoga jadi guru yang baik dan teladan buat semua muridnya. Semoga bisnisnya lancar jaya. Semoga cepet nikah sama siapapun orang yang terbaik buatmu. Maafin sahabatmu ini yang belum sempet mampir ke taman baca. Maaf juga belum bisa kasih kado apa-apa selain doa.



Semoga kebahagiaan dan keberuntungan selalu berpihak padamu ya.

So, sekian ceritaku soal sahabatku yang satu itu. Semoga dia selalu bahagia. :)

4 comments:

  1. Selamat ulang tahun buat sahabatnya yang bernama Eka! WYATB, deh.
    Eh, si Eka udah baca tulisan ini blum? Coba minta dia baca post ini, pasti dia terharu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih kak..
      Alhamdulillah Ekanya udah NACA kok hehehe :D

      Delete
  2. senangnya punya sahabat sejati ya mba Eka :) slm kenal selalu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah punya sahabat yang selalu mengerti seperti dia.
      Salam kenal kembali :)

      Delete