Wednesday, October 28, 2015

Kepada Rasa Kecewa Kemarin Malam

Silakan diam untuk membaca tulisan ini.

Tulisan ini mungkin tidak begitu berarti bagimu dan bagi kalian. Apalagi untuk kalian yang tidak ingin tahu, silakan klik tombol (x) pada tab kalian. Ini memang untuk dibaca, tapi untuk yang mau tahu atau mungkin kepo.

Saturday, October 24, 2015

Perjalanan: Gunung Argopuro 3088 Mdpl (Part 5-END)

Sebelumnya:

Danau Taman Hidup
Danau Taman Hidup malam itu cukup membuat menggigil. Angin malamnya demikian menusuk. Aku ingin tidur, tapi aku lapar. Dilema. Kemudian, malam itu kami hanya makan mie instan rebus yang subhanallah lezatnya (apapun yang di gunung pasti terasa enak deh). Iya, aku makan mie instan yang dibuat oleh Surya dan Dhani, berdua untukku dan Mbak Megumi. Sungguh, makan mie instan di suasana yang dingin sekali itu terasa sangat nikmat.

Monday, October 19, 2015

My Brother: Indria Dwi Sukarno

Indria Dwi Sukarno

Hello everyone, would you say “Happy Birthday” to my brother? Thanks. :)

Postingan kali ini aku persembahkan untuk seorang laki-laki yang sudah kuanggap sebagai kakak. Yes, he is Indria Dwi Sukarno. Indonesia banget ya namanya. Aku biasa memanggilnya “Mas Iin”. Aku kenal beliau juga dari KMPA FISIP Unsoed, lho. Memang deh, banyak yang aku kenal setelah masuk dunia kampus, terutama mapala ini. So, aku akan cerita lebih banyak soal Mas Iin di sini, terlebih karena dia ulang tahun hari ini!

Sunday, October 11, 2015

Perjalanan: Gunung Argopuro 3088 Mdpl (Part 4)

Sebelumnya:

Tidur di Rawa Embik sangat jauh dari kata nyenyak. Sleeping bag sudah bukan lagi barang yang mampu membuat tidur lebih nyaman seperti biasanya. Dinginnya tetap masuk. Guling sana, guling sini, dinginnya tetap tak tertahankan. Padahal, aku sudah berada di tengah bersama ketiga perempuan lain di dalam tenda, yaitu Kak Fita, Mbak Megumi, dan Mbak Cecil. Alhasil, tidur meringkuk pun masih tetap tidak bisa. Hanya mata yang terpejam, tetapi badan serasa ditusuk jarum. Hahaha.

Friday, October 9, 2015

Perjalanan: Gunung Argopuro 3088 Mdpl (Part 3)

Cerita sebelumnya:
Perjalanan Gunung Argopuro 3088 Mdpl (Part 1)
Perjalanan Gunung Argopuro 3088 Mdpl (Part 2)

Sabtu, 1 Agustus 2015
Menyoal tragedi sepatu ber-es di pagi harinya, Cikasur memiliki sunrise yang juga tak kalah menariknya. Terbangun di pagi hari dengan pemandangan sabana yang begitu luasnya menjadi hiburan tersendiri. Dan ya, matahari yang bersinar cerah kami manfaatkan untuk berjemur. Saranku, kerika bermalam di Cikasur, bawalah sleeping bag yang bisa tahan di atas suhu 0°. Pasalnya sleeping bag milikku hanya tahan di suhu 5°sehingga tidurnya jauh dari kata nyenyak meskipun sudah berbalut sleeping bag dan jaket tebal.