Sunday, August 9, 2015

Tuan, Apa Artinya Mimpi Itu?

Tuan, bermimpi tentang kamu sepertinya membuatku hidup kembali ke arus yang dulu. Bahwa sebagian besar mimpiku masih bertujuan pada kamu. Pada sekelumit waktu yang pernah kita lalui bersama. Walaupun, kamu tidak sepenuhnya sadar jika aku mengamatimu dalam-dalam.

Mimpi yang datang bersamaan di hari saat kita memulai pembicaraan lagi membuatku semakin yakin. Entah darimana keyakinan itu datang, tapi nyatanya aku masih berharap bahwa yang akan berjalan bersamaku nantinya adalah kamu. Tuan, apakah ini sebuah kesalahan jika aku memintamu untuk menemaniku berjalan?

Hai, Tuan. Hampir beberapa bulan setelah kita tidak tinggal di kota yang sama lagi, aku mulai sadar bahwa perlahan bayangan itu hilang pelan-pelan. Meskipun perasaan itu malah tumbuh kian dalam dan tak mampu lagi aku simpan sendirian. Aku menyimpanmu dalam memori yang telah lama aku buat. Hingga saat ini, semuanya utuh.

Kehidupanku tanpamu masih berjalan baik, Tuan. Aku tidak akan lagi bilang seperti kiasan klise serupa "aku tidak bisa hidup tanpamu". Tidak akan. Kenyataannya, aku masih hidup baik-baik saja, dengan atau tanpa kamu. Hanya saja, rasa kehilangan sosok itu kerap muncul ketika aku sedang sendirian. Aku seringkali terjebak rindu. Entahlah, yang jelas rindu itu selalu datang tanpa izin.

Tuan, apa artinya mimpi itu? Apakah artinya aku harus mulai berlari?

Di mimpiku, kamu serasa dekat. Sangat dekat untuk ukuran kedekatan kita yang dulu. Jadi, Kak, maukah kau berjalan bersamaku?



Cileungsi, 9 Agustus 2015. 17:54.

2 comments: