Wednesday, June 24, 2015

My Exprience: E-Learning

Hello, my good reader. ( はじめまして、 わたしは ティヰ です。)

Kali ini seperti biasa saya akan melanjutkan kisah tentang mata kuliah yang sedang saya jalani, yaitu Teknologi Komunikasi. Kini saya sudah berada di pengunjung semester. Oleh karena itu saya akan menecritakan sedikit tentang pengalaman saya belajar Teknologi Komunikasi.

Pada awalnya, saya sempat berpikir bahwa mata kuliah ini akan susah saya jalani, karena menurut kakak senior yang sudah lebih dulu menjalaninya, mereka mengatakan bahwa akna banyak tugas di setiap minggunya. Dan benar saja, ketika mata kuliah ini diampu oleh Pak Adi, hampir setiap minggu kami diberi tugas review dan menuliskannya di blog. Melelahkan memang, namun saya cukup antusias karena dengan begini saya punay alasan untuk mengisi blog saya dengan hal yang bermanfaat.

Teknologi komunikasi menurut saya sungguh mata kuliah yang menyenangkan, apalagi kalau bukan mengenai teknologi yang kita gunakan saat ini, seperti media sosial. Setelah UTS, saya benar-benar mengaplikasikan teknologi dalam perkuliahan. Dosen yang mengajar adalah dekan fakultas, benar-benar menyenangkan belajar dengan beliau. Terlebih lagi karena beliau merupakan lulusan dari salah satu universitas di Jepang, saya semakin berminat untuk bisa melanjutkan studi disana. Beliau tidak hanya mengajarkan materi perkuliahan, namun selalu disisipkan oleh nilai-nilai kehidupan yang berlaku di Jepang. Sedikit cerita saya pun sangat menyukai Negeri Sakura itu dan hampir mendaftar Monbukagakusho (beasiswa studi di Jepang) sewaktu lulus SMA bersama teman saya. Sayangnya,  keberuntungan belum berada di pihak saya. Pada akhirnya saya hanya belajar otodidak tentang bahasa Jepang selepas SMA.

Belajar Teknologi Komunikasi sangat mengasyikkan, pasalnya saya menjadi banyak mengetahui bahwa ada alat semacam Google Glass yang sebelumnya tidak saya ketahui. Penggunaan media sosial sebagai sarana belajar juga cukup efektif, namun semua bergantung pada sinyal yang ada. penggunaan Group Facebook juga memudahkan untuk belajar, namun nyatanya tidak semua mahasiswa setiap hari membuka facebook. Selain untuk mendapatkan materi Facebook juga digunakan untuk berinteraksi dengan teman-teman lainnya.

Sumber: Google


Salah satu media pembelajaran online lainnya adalah Edmodo. Jujur, saya baru pertama kali menggunakan Edmodo. Bahkan saya baru mengetahui ada e-learning yang bernama Edmodo. Dulu sewaktu SMA saya hanya menggunakan Geschool.net dan Zenius.net sebagai panduan untuk belajar online. Saking gapteknya tentang Edmodo, saya sampai harus browsing untuk mengetahui bagaimana cara mendaftar di Edmodo. Dan saya membuat kesalahan. Seharusnya saya membuat akun student, tetapi saya malah membuat akun teacher. Itu salah satu kesalahan saya karena gaptek. Namun akhirnya saya berhasil membuat akun baru.

Menurut saya penggunaan Edmodo cukup menyenangkan. Selain itu karena saya menyinkronkan notification Edmodo ke email, saya jadi bisa tahu kapan ada kuis. Semua memang bergantung sinyal. Saya sempat agak emosi karena wifi kampus tidak bisa digunakan dalma beberapa hari, sehingga saya tertinggal untuk mengerjakan kuis pertama. Sisanya, penggunaan media online untuk belajar memang sangat mempersingkat waktu karena bisa diakses darimana saja dan kapan saja. Sekian.

Purwokerto, 24 Juni 2015. 20:51.

No comments:

Post a Comment