A Werewolf Games

Dear, my beloved readers.

Halo! Pernah denger yang namanya Werewolf Games? It's my first time to played it. So, karena saya baru pertama kali bermain games tersebut, maka saya akan bercerita dahulu.

Siang itu di sekretariat HIMAKOM, kami sedang mengadakan diskusi bulanan mengenai Agenda Setting Media. Kemudian, salah satu kakak kelas datang mengunjungi kami. Dikarenakan kami sedang diskusi, maka kakak kelas itu menunggu dan mengikuti sesi diskusi kami.

Setelah selesai, barulah kami mulai bermain. Permainan ini bernama "Werewolf Games". Awalnya saya berpikir bahwa games ini semacam games online yang hanya bisa dilakukan oleh satu orang. Ternyata permainannya tidak begitu. Kami yang ada di dalam sekretariat diajak bermain. Permainannya seperti ini:

1 orang berperan sebagai moderator, yang membacakan cerita.
1 orang berperan sebagai witch, yang bertugas menyelamatkan orang yang akan dibunuh oleh werewolf.
1 orang berperan sebagaii thief, yang bertugas untuk menukar peran antara dua orang.
2 atau 3 orang berperan sebagai werewolf yang bertugas membunuh manusia.
Sisanya berperan sebagai manusia.

Permainan diawali oleh moderator yang membagikan peran kepada peserta dengan melalui kertas yang diacak. Sehingga, orang-orang tidak bisa memilih ingin berperan menjadi apa. Peserta disuruh membuka tulisan di dalam kertas tanpa memberitahukan teman di sebelahnya. Kemudian, moderator mulai bermonolog.

"Pada suatu hari, di desa yang sejuk, matahari mulai terbenam. Manusia di desa tersebut mulai terlelap, diiringi suara gerimis yang melenakan. (Semua peserta disuruh memejamkan mata). Kemudian datang dua ekor serigala yang mengendap-endap ke salah satu rumah warga. Untuk yang berperan menjadi serigala, silakan membuka mata." (Cerita menyesuaikan kreativitas si moderator).

Dua orang yang berperan menjadi serigala membuka mata dan berdiskusi tanpa suara memilih siapa target yang akan dibunuhnya. Setelah selesai, serigala disuruh menutup mata kembali. Kemudian dilanjutkan dengan orang yang berperan sebagai Witch untuk menyelamatkan orang yang tadi menjadi target serigala. Di sini, apabila Witch salah dalam menyelamatkan manusia, maka manusia yang tadi dipilih oleh serigala akan tetap mati.

"Pagi menjelang. Matahari mulai terbit di ufuk timur. Manusia bangun dari tidurnya, namun mereka kaget karena menemukan sesosok mayat yang merupakan tetangganya sendiri. Mereka kemudian berkumpul di sebuah lapangan, mencari siapa pelaku pembunuhan tersebut."

Hal yang paling menyenangkan sekaligus menegangkan ada di tahap ini. Tahap dimana peserta berusaha mencari "serigala". Melalui analisis mimik wajah, gestur, dan alasan-alasan logis dapat menyebabkan seseorang tidak dituduh menjadi serigala. Namun, ketika saya bermain ini seringkali ada penyangkalan yang tidak kuat. Misal:

"Aku manusia!"

"Aku bukan serigala kok."

"Kalian nggak percaya sama aku?"

"Aku nggak mungkin serigala. Aku kan baik."

Yah, namanya juga permainan. Namun, tahap ini pun dapat mengasah analisa kita, lho. Contohnya analisa seorang teman saya begini, "Aku menuduh si A karena dia punya motif tersendiri untuk membunuh si B. Dia pasti punya dendam." atau seperti ini "Aku menuduh si C karena dia menuduh orang lain, biasanya orang yang bersalah itu selalu menuduh orang lain agar dirinya aman." atau ada pula yang seperti ini, "Aku menuduh si D, dia alibinya nggak kuat. Masa orang lain nuduh si A, dia ikutan. Orang lain nuduh si B, dia ikutan juga. Itu kan biar dia aman," and the other reason anymore.

Dan sebuah tuduhan harus ada pembelaan dari si tertuduh. Dimana si tertuduh ini haruslah punya alasan yang kuat agar dirinya tidak menjadi tersangka. Nah. Di tahap ini kadangkala kita tidak memperhatikan poin-poinnya dengan baik, sehingga menyebabkan salah "menghukum" orang. Bisa saja yang kita jatuhi hukuman mati adalah manusia, bukannya serigala. 

Well, permainan ini sedikitnya membawa pelajaran untuk bisa benar-benar membaca gelagat seseorang dari mimik dan gesturnya. Dan jangan percaya kata-kata! Hahaha.

Sekian celoteh malam tentang werewolf games. Sesungguhnya games ini asik dimainkan beramai-ramai. Semakin banyak orang yang mengikuti permainan, akan semakin sulit untuk menemukan werewolfnya. Permainan terus diulangi dari awal hingga serigala tertangkap dan dijatuhi hukuman mati. Selamat bermain.

Peserta Werewolf Games sebelum diskusi (dok.pri)


Purwokerto, 24 April 2015. 00:01.



Comments

Popular posts from this blog

"My Green School" (Hortatory Exposition)