Friday, October 31, 2014

Menanti Senja

Dokpri

Ada yang lelah menanti senja: aku
Sekiranya ada waktu yang lebih indah dari senja adalah pagi
Saat matari perlahan mulai hidup; memberi kehidupan

Tuesday, October 28, 2014

Hai, Kamu.

Hai. Kamu tahu apa yang aku pikirkan saat mendung? Hujan. Iya, aku memikirkan hujan. Kamu pasti tahu kenapa aku suka hujan. Kalau kamu tidak tahu, aku akan memberitahumu. Hujan itu menyejukkan, seperti kamu yang tenang dibalik semua sikapmu. Duh, kenapa aku jadi begini sih? Aku boleh bilang nggak kalau aku rindu? Atau aku harus tenang, menunggu kamu yang rindu aku? Hm, sampai kapan itu?

Hari Blogger Nasional

Hello my good readers...

27 Oktober 2014. Hari Blogger Nasional. Sungguh aku baru tahu kalau hari ini dilabeli sebagai Hari Blogger Nasional. Halooo... aku suka ngeblog, suka baca blog, suka curhat di blog, suka segala macem di blog, tapi kenapa aku baru tahu kalau hari ini itu Hari Blogger Nasional??? Betapa KUDET-nya aku? Ya ampun!

Monday, October 27, 2014

They're Called Me "Ntiw"

Hello my good readers. So, how are you today? Great? I hope so.

Seperti judulnya, aku mau bercerita tentang mereka-mereka yang memanggilku dengan nama "Ntiw". FYI, namaku Afrianti Eka Pratiwi, panggilannya Tiwi. Iya, beberapa dari teman-temanku memanggilku dengan Tiwi atau ada juga yang memanggil Tiwe. Hahaha. Well, hingga saat ini ada panggilan terbaru buat aku, "Ntiw". Lucu ya?

Wednesday, October 22, 2014

This Is His Request!

Hello my good readers...
Siang ini aku di MAP, mengerjakan tugas Pers untuk esok hari. Rasanya agak membingungkan gitu, seharusnya aku bisa mengerjakan ini sebelumnya, tapi salah aku sih kebanyakan menunda waktu. Baiklah, postingan kali ini bukan berisi keluhanku, melainkan aku akan bercerita tentang seseorang. For your information, ini berdasarkan permintaannya tempo hari padaku agar menulis tentangnya.

source by google.com

Thursday, October 9, 2014

This Is About Something

Hello my good readers....

Aku hanya ingin bercerita tentang sesuatu yang membuatku merasa senang sekaligus sedih. Ini bukan lagi tentang ego yang ingin diperhatikan, melainkan aku yang harus memperhatikan yang lain. Sesungguhnya ini bukan tentang sesuatu juga, ini tentang seseorang yang seringkali membuatku berpikir bahwa aku akan berakhir dengannya. Padahal, entah hasil akhir apa yang Allah tuliskan dalam takdirku pun aku belum tahu bahkan tidak pernah tahu.

Hari kemarin aku mendiamkan diriku dalam pikiran. Ada sekelebat ketakutan saat memikirkan satu kata: "PERPISAHAN".

Sekre Himakom, 9 Oktober 2014. 15:25.