Mungkin Dulu Aku... #2

Mungkin dulu aku KASAR.
Aku menyadari ini adalah sesuatu yang salah. Sangat salah atas sikapku sebagai manusia. Hallo... Aku manusia beradab, lho, bukan biadab. Iya, aku sungguh-sungguh menyesali ini. Dulu aku seringkali mengumpat dalam kata-kata yang kasar saat sedang emosi. Aku yakin itu akibat pergaulan, banyak dari teman-teman sekitarku yang asal sekali saat bicara. Perempuan maupun laki-laki tak ada bedanya, mereka seringkali mengumpat dengan kata-kata kasar dan bahasa binatang. Astagfirullah. Dulu aku masih labil, jadi semua yang ada aku tidak pernah pikirkan, sampai suatu ketika ada kejadian yang menyadarkanku.

Intinya, aku sadar dan tersadarkan kalau sikap seperti itu sangat-sangat merugikan. Anggaplah ketika bicara kasar, maka orang lain akan menganggap kita rendah. Mengapa? Karena kita dianggap orang yang tidak pernah diberi pendidikan moral. Ah, memalukan sekali hal seperti itu. Kupikir ini aib, tapi sebagai pengalaman supaya teman-teman bisa mengambil kesimpulan bahwa berbicara kasar itu tidak baik bahkan merugikan orang lain, membuat sakit hati misalnya.

Source by google.com

Mungkin dulu aku FRONTAL.
Well, frontal yang kubilang di sini perihal pertengkaran di dunia maya. Dulu aku ketika terjepit masalah oleh seseorang seringkali melempar bermacam sindiran di dunia maya. Mereka pun demikian. Alhasil, masalah tak selesai, hanya timbul prasangka buruk yang berkelanjutan karena setiap status-status berisi sindiran yang dibuat oleh "lawan" aku akan selalu berpikiran bahwa itu untuk aku, padahal bisa jadi bukan. Aku masih ingat ketika dulu pernah bertengkar dengan temanku, saling menyindir di sosial media. Aku diam saja, aku selalu ingat kata mamaku, "Kalo ada yang nakalin, nggak usah diladenin, toh nanti dia capek sendiri. Kalo diladenin malah kesenengan." Sejak itu, aku tak menggubrisnya, tapi tak jarang pula aku balas menyindir mereka di sosial media. Hingga akhirnya mereka terus berkoar-koar di depan mukaku secara langsung. Aku tinggal saja mereka, kupikir hal itu tidak berguna buat hidupku.

Dan, saat ini aku berusaha untuk mengurangi hal itu. Juga berusaha terbuka dan jujur pada setiap orang apabila ada masalah atau sikap mereka yang kurang berkenan, sebaliknya kuharap mereka juga melakukan hal yang sama padaku agar jujur ketika ada sikapku yang membuat mereka tidak nyaman.

Source by google.com

Ini dua hal yang membuatku merasa sangat belajar dari pengalaman. Sampai saat ini, aku masih terus berusaha mengurangi sifat buruk yang itu. Semoga bisa.

Kamar kos, 9 Juli 2014. 23:03.
#PrayForGaza

Comments

Popular posts from this blog

"My Green School" (Hortatory Exposition)