Jika

Jikalau yang mendekat adalah untuk bahagia, maka aku tidak akan berlari

Jikalau yang disana bukan hak untuk dimiliki, maka aku tidak akan menunggu lagi

Jikalau kita hanya akan berdiri bersisian sebagai teman, maka aku akan tetap di sana

Jikalau kita hanya bergandengan untuk saling menjaga sebagai adik-kakak, maka aku akan tetap bersama

Jikalau yang meringkuk di balik pintu adalah rindu, maka akan ada waktu untuk merengkuhnya


Tuhan, ini bukan puisi

Ini bukan lagi sederet kata yang kugabungkan dengan perasaan

Ini sebuah... permintaan.

Jikalau ada kesempatan menegur sapa kemudian ada celah, berilah petunjuk meski hanya lewat desau angin

Aku hanya berharap, merapal doa, kemudian menyebut nama seseorang

Aku hanya berdiam, mengecup rindu yang gigil disembunyikan malam

Jika ada yang baik, aku tidak menolak

Jika ada yang lebih baik, aku juga tidak akan menolak

Jika yang kumau cuma kamu, apa aku harus memaksa?

Tuhan, dengar doaku malam ini?

Semoga iya.

Gadis yang mencintai matahari pagi ini punya satu nama, Tuhan.

Jadi, aku mau dia.

Jika Tuhan mengabulkan doaku, maka kapan kamu datang?

Purwokerto, 28 Juni 2014. 00:41

Comments

Popular posts from this blog

"My Green School" (Hortatory Exposition)