Sunday, June 15, 2014

Emosi

Selamat malam, readers...
Still wake up? I do.

Aku boleh bercerita? Sebenarnya ini tentang emosi dalam arti luas. Sejauh ini dari yang aku tahu, emosi itu adalah perasaan marah. Aku menyebut begini karena banyak orang yang punya sensitivitas tinggi dan temperamen sering dibilang emosian. Sehingga kesannya emosi itu ya perasaan marah dan meledak-ledak, padahal nggak begitu kok.

Menurut KBBI, emosi /emo·si/ /√©mosi/ n 1 luapan perasaan yg berkembang dan surut dl waktu singkat; 2 keadaan dan reaksi psikologis dan fisiologis (spt kegembiraan, kesedihan, keharuan, kecintaan); keberanian yg bersifat subjektif); 3 cak marah;

See? Nggak selalu yang namanya emosi itu perasaan marah, kan? Menurut aku pribadi sih, emosi itu bisa berupa apapun. Misalnya kita lagi seneng, ya kita tertawa. Kalo kita sedih, ya kita nangis. Juga kalo kita lagi kesel, ya bisa juga kita marah. Emosi itu banyak bentuknya. Emosi itu sendiri menurut aku lahir dari segumpal daging yang diberi nama hati atau perasaan. Allah Yang Maha Baik sudah berbaik hati memberi kita kepekaan rasa untuk bisa merasakan apa yang terjadi di sekitar kita, termasuk simpati dan empati.

Readers, emosi itu juga harus dikendalikan, ya... Jangan dibiarin begitu aja, karena bisa-bisa kalo nggak terkendali ya malah bikin kita jadi berantakan juga. Buat aku sih, emosi itu bisa jadi bahan yang bagus buat mengekspresikan diri. Nah, buat yang suka suatu peran, mengolah emosi itu penting. Soalnya, kalo kalian ikut suatu pentas teater atau drama, kalian dituntut buat bisa mengendalikan dan mengolah emosi jiwa biar pas sama karakter yang diperankan. Gitu, guys!

So, pengolahan dan pengendalian emosi bisa jadi bahan penting juga buat kalian di kehidupan. Kalo kalian nggak bisa ngendaliin emosi ya itu tadi hasilnya berantakan. Contohnya, kalian lagi sedih banget nih abis ditinggal pergi sang kekasih, tapi kalian terus-terusan sedih padahal harusnya kalian kuliah, belajar, atau main sama temen, eh karena kalian gak punya kendali atas emosi kalian, jadinya malah terabaikan. Kuliah berantakan, tugas nggak dikerjain, temen-temen juga pada ngejauh. Jadi, guys, keep your emotionality in your best way, ya... Semangat selalu. Salam sayang dari sini buat kalian.
 

Dikarenakan aku juga udah ngantuk, jadi sekian dulu ya. See you.

Kamar Kos, 15 Juni 2014. 01:23.

2 comments:

  1. Iya, Dek. Kadang orang tidak mencari 'harfiah' nya tapi langsung menebak. Dan saat orang lain mendalami hal itu, maka dia akan berkata "Owh, gitu..,"

    ReplyDelete
  2. Iya, karena orang kebanyakan mengikuti apa yang beredar di masyarakat. Hehe :)

    ReplyDelete