Saturday, May 3, 2014

May Day Should be My Day

Awal Mei. Tanggal satu. Hari Buruh Internasional.

Bee, hari itu aku tiba di Kota Hujan. Pagi yang cerah dengan langit biru dan secercah warna oranye di ufuk timur, mengawalku untuk pulang ke rumah. Ini bagian terindah sekaligus menyenangkan buatku. Setibanya di kota ini, ada rasa nyaman yang menelusup di sela-sela dingin hatiku akan rindu pada bangunan yang selama ini kusebut rumah.

May Day should be My Day. Bee, kamu tahu apa yang kuharap di tanggal ini? Aku bisa berlari mengikuti jejak perorangan demi sebuah informasi, bersamanya. Tapi di kota yang berbeda ini, semuanya terlihat jauh. Bahkan tak sedikitpun aku mendengar kabarnya. Bee, seharusnya ketika Hari Buruh itu berjalan, demo-demo di sepanjang kota membuatku bisa menghabiskan waktu bersamanya, tapi kenyataannya tidak.

Hai, seseorang pemilik wajah menyenangkan. Kukirim irama-irama rindu dari Kota Hujan, semoga pesannya sampai padamu disana. Semoga, akan ada hari dimana kita bisa menjejak langkah bersama, lagi.

Cileungsi, 2 Mei 2014. 21:35.

No comments:

Post a Comment