Thursday, May 22, 2014

Edisi Spesial: My Beloved Family

Lebaran 2012

I grew up in a pretty house and I had space to run and I have...
The best day with you.
(The Best Day - Taylor Swift)

Selalu ada yang rindu ketika jarak membentang di antara kita. Papa, Mama, Azizah, Suci, kalian orang-orang terhebat yang pernah aku miliki. Bahkan diantara sunyi yang bergeming di malam-malam tertentu, aku merindukan kalian. Rindu suasana hangat di dalamnya. Bukan sebuah alasan, tapi aku memang membutuhkan kalian.

Dear, Bapak...

I have an excellent father, his strength is making me stronger...
(The Best Day - Taylor Swift)

Bagiku, kau adalah pria terhebat yang pernah aku miliki sepanjang hidup. Mulai di detik aku ada hingga pada akhirnya aku terkubur di dalam tanah. Pak, aku tidak tahu harus bagaimana mengungkapkan rasa terima kasihku selama aku hidup. Biaya sekolahku, semua kebutuhanku, itu menjadi tanggung jawabmu yang tak pernah bisa aku balas dengan apapun. Maaf bila terkadang aku membuatmu berpikir terlalu keras dan banting tulang hingga larut hanya untuk memenuhi kebutuhanku di sini.

Aku tak bisa berbuat apapun saat ini untuk sekadar meringankan bebanmu. Tapi aku janji, Pak, aku akan belajar semaksimal mungkin agar aku bisa membuatmu bangga. Membuatmu bahagia dan berpikir bahwa pengorbananmu tidak pernah sia-sia. Aku janji. Semoga Allah menjagamu selalu, Pak. Salam sayang dari anakmu.

Ayah, suaramu, pertegas mimpi-mimpiku

Tak perlu khawatir ayahku, Sayang
Do'akan aku di sini...
(Lyla - Baik Di Sini)

Dear, Mama...

Daddy smart and you're the pretiest lady in the whole wide world
Now I know why all the trees change in the fall
I know you were on my side
Even when I was wrong
(The Best Day - Taylor Swift)

Ma, perlu berapa banyak kata yang bisa mengungkapkan kasih sayangku padamu? Perlu berapa jilid kertas untuk menuliskan jasa-jasamu? Perlu berapa banyak hadiah untuk membalas kebaikanmu? Ma, aku mungkin bisa, tapi semua aliran kasih sayang serta cintamu tak akan pernah bisa kubalas dengan apapun.

Ma, bantu aku berjuang di sini. Bahkan ketika aku meredup, bersinarlah, Ma. Bantu aku bangkit dari keterpurukan. Bahkan aku ada di sini pun karena rajutan doa-doamu setiap waktu. Aku berdiri di sini, di tempat yang terpisah jauh dari rumah, cuma untuk membahagiakanmu, Ma.

Terima kasih, Ma, telah bersedia mengandung dan melahirkanku ke dunia ini. Semoga aku bisa jadi anak yang kaubanggakan. Aku sayang Mama. Tunggu aku pulang 3 tahun lagi dengan gelar S.IKom, Ma! :)



Dear, Azizah dan Suci

Kalian adik termanis dan tercantik yang aku punya. Ah, maafkan Mbakmu ini, yang kadang-kadang tidak bisa berlaku adil terhadap kalian. Yang kadang menyuruh-nyuruh kalian untuk beli ini itu.

Untuk Azizah, jangan lupa belajar. Belajar mungkin membuatmu lelah dan kehabisan banyak waktu, tapi belajar membuatmu mengerti sesuatu yang mungkin belum ada saat ini. Belajarlah atas kemauanmu sendiri. Mbak sarankan, kamu buat daftar mimpi seperti yang Mbak buat dari sekarang. Waktumu bahkan pasti amat panjang, pergunakan setiap detiknya dengan baik. Semoga satu persatu mimpimu hanya tinggal mengikuti jejak kakimu melangkah. Semangat dan salam sukses. Aku sayang kamu, De. :)

Untuk Suci, Mbak kangen. Kamu yang pertama peluk Mbak waktu Mbak baru sampai di rumah. Kamu yang menghabiskan waktu seharian sebelum Mbak berangkat ke Purwokerto. Ingat? Kita menjelajahi 2 mall sekaligus, kan? Jangan lupa belajar juga. Biar nilainya selalu bagus. Semangat dan salam sukses. Aku sayang kamu juga. :)

Well, this home is the best castle what I ever have. This family is the best family is ever been mine. I love you forever! I love you until I die. :*

Purwokerto, 22 Mei 2014. 07:27.
Bangun tiduuur! Untung gak ada kelas.

No comments:

Post a Comment