Edisi Spesial - KesseD The SolayGroup

Is you're freshman year
Are you gonna be here
For the next for in this time
(Fifteen - Taylor Swift)

Foto kelas X.2


Di sini, semua kisah putih-abu-abu dimulai. Tahun pertamaku di SMA adalah euforia terbaik yang pernah terlewati. Karena sebagian memori tertinggal dalam kotaknya tanpa bisa diulang. Mengendap dalam satu catatan keberhasilan bahwa yang terbaik hanya bisa dilakukan dengan usaha maksimal.

Kelas pertamaku mengubah mindset seorang anak SMP menjadi seorang SMA yang seharusnya mampu bertanggung jawab. Silakan amati, semua yang berada di sini amat berbeda. Padahal garis usia antara SMP dan SMA tidak begitu berbeda. Baiklah, aku bukan ingin membahas itu, melainkan segalam macam kisah dalam kelas yang satu tahun telah memberiku banyak hal tentang kehidupan.

Ini kelas pertamaku...
Mengamati berbagai karakter di dalamnya hanya dengan diam itu mudah. Tetapi ketika yang tinggal di sana adalah banyak yang sudah kukenal, aku beruntung. Aku tak perlu lagi sibuk memperkenalkan diri serta bertanya nama, meskipun sisanya aku harus tetap melakukannya. Pasalnya, makhluk di dalam kelas ini hanya 34 kepala, tidak termasuk makhluk raib, ya. Jadi amat mudah bagiku mengenalinya. Berbeda dengan kelasku terdahulu yang memiliki angka mendekati 50.

Jalan-Jalan Mandiri ke Curug Cilember

Ini kelas pertamaku...
Jadi, apapun yang ada di sini membuat kita beradaptasi. Menyeimbangkan antara yah pemikiran dewasa dengan pemikiran anak-anak yang (masih) kita miliki. Banyak hal yang terjadi di dalam kelas. Tahun-tahun pertama memang sangat sibuk. Sibuk mengenal sekolahan yang akan kita ditempati selama 3 tahun ke depan. Beragam acara kita ikuti, mulai dari MOS, Mahdar (Perkemahan Saudara), serta pelantikan ekstrakulikuler.

Ini kelas pertamaku...
Apapun yang ada di sini selalu memuat rindu semakin tumbuh lebat. Bagiku, masa-masa seperti: merayakan ulang tahun, jalan-jalan, ke toko buku, nonton bioskop, bermain kartu di kelas, hingga menyontek berjamaah itu sebuah perubahan yang pernah aku alami. Mungkin bisa jadi bukan aku saja, tetapi yang lain juga. Hanya saja aku merasa bahwa bisa bergabung dengan kelas ini adalah sebuah metamorfosis yang membuatku bisa berdiri atau ini bagian jalan setapak yang kulalui bersama mereka.

Ini kelas pertamaku...
Well, pada akhirnya kita berpisah juga. Berpisah dalam kotak-kotak yang berbeda, sekat-sekat yang membatasi, juga nama baru dari kelas masing-masing, meskipun tetap di bawah satu payung yang sama.

Kelas X.2

Ini kelas pertamaku...
Teman-temanku yang cantik dan ganteng, tidakkah kalian ingat bahwa masa-masa kita diawali sebuah kesuraman belaka yang mampu kita ubah jadi menyenangkan? Aku mungkin tidak bisa mendefinisikan lebih jelas, tapi ya beginilah. Tidakkah kalian berpikir untuk menyempatkan waktu kalian untuk berbagi kembali dengan semua orang di dalam kelas kita? Bahkan setelah kesibukan menghisap masing-masing dari kita, kita nyaris tidak pernah berkumpul dalam satu tempat, menyuarakan apa yang pernah kita lalui bersama, menyambung tali silaturahmi dengan semuanya. Tidakkah ingin begitu? Semoga ada waktu yang tepat untuk kita bisa bertemu. Aamiin.

Salam sukses untuk segala macam hal yang sedang kalian lakukan. Semoga Allah memudahkan jalan kalian.

Purwokerto, 25 Mei 2014. 07:51.
Di sela-sela sibuk ngurusin materi diskusi.

Comments

Popular posts from this blog

"My Green School" (Hortatory Exposition)