The Birthday Letter


Selamat ulang tahun, Afrianti Eka Pratiwi. Genap 19 tahun usiamu hidup di dunia. Kau tahu apa maksudnya? Iya, umurmu berkurang satu tahun lagi di tahun ini. Aku hanya berharap, jadilah gadis dewasa yang menawan. Aku yakin, di dalam dirimu selalu tersimpan mimpi-mimpi besar yang mampu kau wujudkan suatu saat nanti. Wi, bicaralah. Ungkapkan apa yang sedang kau rasakan. Atau ada sesuatu yang ingin kau ceritakan tentang hari ini? Perihal momen mengejutkan, menyenangkan, atau menyebalkan sekalipun, ungkapkanlah.
 


Aku tahu kamu gadis pemimpi yang mampu membangun jalanmu sendiri untuk mencapai mimpi itu. Wi, bicaralah. Aku juga tahu suaramu tak sebagus penyanyi-penyanyi di luar sana, tapi aku butuh suaramu. Mungkin rangkaian aksara membantumu mengungkapkan, tapi tidak untuk nanti. Aku hanya ingin kau bicara.

Di luar hujan, ya? Kurasa bukan hanya langit yang berbicara tentang kesedihan hari ini, tapi aku melihat kabut tebal di matamu. Di kelopak matamu yang sembab. Ada apakah gerangan? Perihal cinta lagi? Oh, please. Biar kutebak, kau menyukai seseorang, terlanjur senang dengan apa yang terjadi hari ini, kemudian kau seperti tenggelam di dasar telaga, terikat rantai serta jangkar kesedihan yang amat berat itu? Ya ampun, sadarlah, Sayang! Kamu tidak harus begiitu. Biar kujelaskan lebih rinci tentang ini.

Hari ini, 12 April, seharusnya jadi hari paling membahagiakan untukmu. Menyesap aroma kesuksesan yang nyata untuk awal perjuanganmu di usia ini dan meninggalkan lukisan masa lalu yang sudah tak layak kau lihat lagi. Bukankah itu yang seharusnya? Iya, Wi, aku mengerti. Kau bicara tentang ketidaksesuaian keinginan dan kenyataan, kan? Aku mengerti. Banyak hal di dunia ini yang lebih rumit dari masalah ini. Berpikirlah sederhana, kamu sudah dewasa. Jangan membuat rumit apa yang sebenarnya sederhana!
 

Ingat 100 mimpi yang telah kau tulis? Berpikirlah ke depan. Tatap mimpimu, usaha, dan genggam dengan baik. Usiamu masih muda, jangan pernah kau sia-siakan waktumu untuk hal-hal tidak penting. Tetaplah rendah hati, sabar, semangat berusaha, dan… JANGAN MENGELUH! Itu pesanku. Semoga hari esok bisa lebih menyenangkan dari ini. Salam sukses dari masa depan. Selamat ulang tahun!

Regards,

Me.
Kamar kos, 12 April 2014.

Comments

Popular posts from this blog

"My Green School" (Hortatory Exposition)