Wednesday, February 5, 2014

Love Letter #4: My Idol and My Dreams

Dear, @OfficialBondan

Awalnya aku tak tahu siapa dia. Mendengar lagunya pun aku tak suka. Padahal dia sudah terkenal sejak dulu, sejak dia kecil mungkin. Tapi tetap saja aku tak menggubrisnya. Karena aku tak kenal dia. Lama sekali aku tak juga mengenalnya ataupun mengabaikan informasi tentang lagu-lagunya. Yah, aku belum melihat wajahnya yang ganteng sampai membuatku mencintainya seperti mencintai seseorang (maap yehh rada lebay :P)

Tahun 2010 aku mulai mengetahuinya lewat sebuah lagu yang sering diputar di TV atau sekedar anak-anak yang menyanyikannya. Aku mulai tertarik dengan lagu itu karena liriknya bagus dan suara penyanyinya pun tak kalah bagus. Aku coba mencari saluran TV yang memutarkan videoklipnya secara utuh. Kuperhatikan dengan sedetail-detailnya. Ternyata eh ternyata… Aku suka padanya pada pandangan pertama. Dialah Bondan Prakoso.

Aku mencari tahu informasi tentang Bondan Prakoso karena kebetulan teman sekelasku, orang yang aku sukai sering menyanyikan lagu-lagunya. Mas Bondan, itulah panggilanku untuk penyanyi idolaku dan pujaan hatiku. Saat aku mendengar lagu yang berjudul “Bunga”, aku merasa lagu ini sangat menggambarkan diriku. Dari situlah aku makin suka pada Mas Bondan. Meskipun aku tahu entah kapan aku bisa bertemunya, setidaknya bisa menonton aksi panggungnya saja sudah cukup.

Beberapa bulan berlalu, saat aku pergi ke kampung halamanku aku masih sangat ingin bertemu Mas Bondan. Ternyata, sepupuku itu adalah seorang Rezpector (sebutan untuk penggemar Bondan and Fade 2 Black). Mulailah aku mencari tahu, aku buka semua file di notebooknya. Aku copy semua lagu-lagunya Mas Bondan yang selama ini aku cari. Video-video saat Mas Bondan manggung . Oh My God, aku semakin cinta pada Mas Bondan ♥_♥

Apalagi saat itu aku sedang dirundung masalah, kenyataan yang buruk sedang menimpaku. Permasalahan cinta sesaat. Yah, hari-hari sedihku ditemani lagu-lagunya Mas Bondan selalu berakhir semangat. Meskipun setiap aku mendengar lagu “Ya sudahlah”, aku seperti mendengar suaranya, suara orang yang aku sukai. Dan lagu “Sang Juara” yang Mas Bondan nyanyikan, menambah getar semangat di dadaku. Satu-satunya lagu Mas Bondan yang menggambarkan suasana hatiku adalah lagu “Not With Me”. Benar-benar lagu yang menghanyutkan.

Kadang, aku merasakan rindu yang mendalam pada Mas Bondan. Ingin sekali aku join Rezpector. Ingin aku datangi rumahnya. And My dreams is will meet with my Idol, Bondan Prakoso.

Kisah lainnya ada pada awal aku masuk kuliah. Aku bergabung di sebuah UKM Mapala di fakultasku. Pertama kali aku datang, seseorang di sana memperkenalkan diri, dan… dia mirip Bondan Prakoso! Astaga! Aku hampir kesulitan bernafas saat dia bersalaman denganku. Ah, ya ternyata dia juga bisa sebagai pelampiasan rasa rinduku terhadap Bondan Prakoso.

Dan untuk Bondan Prakoso, semoga selalu sukses dengan karya-karyanya. Kudengar ia baru saja merilis lagu terbarunya yang berjudul “Generasiku”. Semoga lagu-lagunya sesukses saat bersama Fade2Black. Aku sebagai seorang fans akan selalu mensupport Bondan Prakoso.

No comments:

Post a Comment