Tuesday, August 27, 2013

Kisah "Selamat Datang"

Selamat Datang

Selamat datang di Universitas Jenderal Soedirman. Satu-satunya universitas yang menggunakan gelar “Jenderal” di Indonesia. Selamat datang perjalanan panjang. Kisah yang akan terangkai dalam kurun waktu yang lama. Kisah perjuangan, pengorbanan, dan pengalaman yang tidak akan terlupakan. Tentang sebuah langkah awal yang pasti untuk meraih cita-cita.


Selamat datang dunia mahasiswa yang akan dijejaki sampai kurang lebih 4 tahun ke depan. Untuk menyambut kegembiraan, kebanggan, dan haru biru akan prestasi yang dicapai di akhir perjuangan. Karena saya pernah berjanji, akan pulang dengan sebuah kebanggaan untuk keluarga saya dan dengan sebuah kata sukses dalam definisi saya sendiri.

Tempat baru, keluarga baru, sejarah baru, kawan baru, guru baru, pelajaran baru, tapi tanpa musuh baru. Semua yang saya lihat, semua yang saya dengar, dan semua ang saya dapat disini adalah baru secuil dari kisah yang panjang yang akan saya rajut menjadi sebuah sejarah hidup saya. Dimana saya harus bisa mengabdi dan menjalani janji-janji yang pernah saya buat. Di tempat ini, Universitas Jenderal Soedirman, saya akan mencoba menjadi diri saya sendiri yang terus menghirup udara kemenangan, kesuksesan, serta bara api semangat yang memenuhi rongga dada.

Padang rumput luas menjadi awal pertemuan itu. Derap langkah yang bersahutan teredam oleh lembutnya rerumputan hijau. Semua memicingkan mata, mencari sebuah nomor  kelompok yang dilambai-lambaikan oleh sosok-sosok yang memakai “Gold Jacket”. Entah, saya merasa seperti berada di padang rumput di film The Hunger Games. Dan disinilah saya menemukan mereka, kakak-kakak pendamping kami dalam Ospek Universitas.


Kak Dimas Mohammad Irfan. Entah, sehari sebelum hari itu saya sudah bertemu dengannya. Dan yang saya pikirkan adalah saya merasa sangat familiar dengan kakak yang satu ini. Seperti mirip seseorang yang saya kenal. Atau mungkin saya pernah melihatnya di suatu tempat. Saya tidak tahu.

Kak Indri Andriani. Untuk kakak yang satu ini, saya merasa dia mirip adik kelas saya. Bahkan saya rasa kak Indri akan cocok bila menjadi kakak dari adik kelas saya tersebut. Entah saya merasa ada sesuatu yang membuat saya nyaman bersama kak Indri. Dia seorang kakak yang baik bagi saya.

Untuk semua anggota kelompok 4. Saya bangga dengan kalian semua. Saya yakin, kita adalah calon orang-orang yang sukses di bidangnya masing-masing. Salam sukses!!

Saya tidak tahu ini catatan atau komentar apa, tapi yang jelas saya hanya ingin mengutarakan apa yang saya pikirkan. Semoga kita semua sukses, teman-teman 


Purwokerto, 27 Agustus 2013.

No comments:

Post a Comment