Thursday, May 9, 2013

Ketika Tuhan Tidak Mengizinkan


Di luar sana ada banyak keinginan yang terkadang tidak tercapai karena tangan Tuhan tidak mengizinkan saya untuk melakukannya. Saya mengambil sisi positifnya yaitu, Allah tidak ingin saya memiliki kenangan manis bersama dia. Karena Allah tahu, jika saya memiliki kenangan manis itu maka saya (untuk beberapa tahun ke deapan) akan mengalami stagnasi yang berlebih daripada ini. Mungkin Allah tidak ingin saya merasakan satu hal yang membuat saya bahagia hanya dalam waktu sekejap, tetapi hal itu membuat saya merasa jatuh di kemudian hari. Sungguh Allah Maha Baik dan Maha Tahu segala yang terjadi.


Tengah hari itu waktunya. Saat saya memikirkan satu hal yang saya pikir akan terjadi bahkan sudah saya rencanakan. “Untuk yang pertama dan terakhir,” begitu saya bilang. Tapi keadaan berkata lain. Waktu yang berjalan terasa amat lambat. Saya mengarahkan pandangan saya ke sana, ke arah mereka yang tengah duduk berdampingan. Seketika saya merasa tidak enak hati. Saya mengerti sekali keadaan ini. jika saya memaksa melakukannya, maka sayalah yang egois. Tidak memandang sekiatr.

Tapi bersyukurlah saya diberikan pencerahan tentang hal itu. Saya mengendalikan diri saya untuk tidak memakksakan keinginan saya. Karena di sana ada banyak hal yang bisa bertambah runyam ketika saya melakukannya.

Dan tepat setelah hari itu, saya tidak akan lagi pernah bertemu dia.

Cileungsi, 9 Mei 2013

No comments:

Post a Comment