Monday, April 29, 2013

Rindu


Satu… dua… tiga… empat… lima…

Aku mulai berhitung. Jari-jariku melambangkan tiap-tiap hari yang sudah tidak pernah aku lewati bersamamu. Lagu itu tidak lagi bisa mengobati rinduku kepadamu. Juga semua foto-fotomu yang kupunya. Tidak bisa. Rindu ini rasanya terlalu akut untuk jadi sebuah rindu yang sederhana. Karena ini memang sudah menjadi rindu yang terlalu parah. Saking lelahnya menahan rindu biasanya aku tertidur dengan segenggam harapan agar bisa bertemu denganmu esok pagi.

Harapan? Ya, harapan. Aku hanya bisa berharap.

No comments:

Post a Comment